Mau Sign Off ?, Ini Tips nya

Jakarta, Indocrews.com – SURAT KETERANGAN APA YG SEBAIKNYA DIBAWA SAAT TURUN/OFF DARI KAPAL:

Banyak istilahnya, jaman jadul dibilang VERKLARING (bhs Belanda), atau surat keterangan kerja. Ada juga Evaluation Letter (Surat Evaluasi).

Surat ini sebaiknya anda minta jauh hari sebelum anda mau turun, apalagi kalau Nakhoda / KKM mau turun.
Kalau surat evaluasi, diperusahaan yg SMS nya bagus, Surat Evauasi memang harus dibuat oleh Nakhoda/KKM setiap mereka akan diganti/turun. Jadi sifatnya wajib. Crew yang dievaluasi harus juga menandatangani surat tersebut. Artinya harus tahu hasil evaluasinya.

Deck Departemen:

Untuk perwira:

  1. Bisa juga dimintakan surat terpisah , tanda telah mengikuti training dan pengenalan ECDIS yang terpasang dikapal. Kalau SMS kapalnya bagus, hal ini sifatnya harus ada. Jadi tanpa diminta anda akan mendapatkannya.
  2. Jika ada alat2 yang tidak umum atau baru anda operasikan dikapal tersebut, sebaiknya anda mendapatkan keterangan yg sama.
  3. Jangan lupa bagi Perwira Junior, untuk mendapatkan rekomendasi apakah mereka sudah bisa dipromosilan menduduki jabatan yang lebih tinggi.

Untuk Rating:
Prinsipnya sama juga kurang lebihnya, khusus untuk point 2 diatas.

  1. Junior Rating sebaiknya meminta STEERING CERTIFIKAT dan juga rekomendasi jika sudah bisa dipromote utk jabatan lebih tinggi.

Engine Departemen:

Prinsipnya sama dengan point2 diatas. Khususnya Jenis Mesin Utama, Mesin bantu dan peralatan specific lainnya.
Program PMS yang dipakai.

Catering Staff:
Mungkin jumlah Crew yang dilayani, Nationality dari Crew dan trading area akan sangat membantu.
Jumlah Catering crew yang ada diatas kapal.
Victualling Software yg dipakai.

Catatan:
Kembali diingatkan utk memintanya jauh hari sebelum rencana signoff agar tidak terburu2. Pada saat dilaut mungkin waktunya lebih luang.

Jika anda mempunya surat2 tersebut diatas akan mendapat nilai plus dalam lamaran anda.

Silahkan ditambahkan kekurangan yg ada dan kita share utk kepentingan bersama.

Semoga bermanfaat. ( Boyke Budiman)